You are here

Rumpun Itik Pajajaran

Deskripsi Singkat: 

Itik Pajajaran merupakan persilangan antara Itik Magelang dan Itik Cihateup, yang telah dibudidayakan secara turun menurun di Kabupaten Bandung Barat Provinsi Jawa Tengah

Karakteristik: 
Karakteristik memuat: sifat kualitatif dan sifat kuantitatif.
Ciri Spesifik Sifat Kualitatif: 
  1. Postur tubuh: tinggi tegak dan bobot tubuh besar
  2. Warna Tubuh: Jantan (hitam, coklat kehitam, coklat bintik putih), Betina (coklat muda) 
  3. Warna Kaki: Jantan (hitam), Betina (hitam)
  4. Warna Ekor: Jantan (coklat), Betina (coklat)
  5. Leher: Jantan (hitam coklat dengan cincin putih), Betina (coklat muda dengan cincin putih)
  6. Punggung: Jantan (coklat bintik putih), Betina (coklat muda)
  7. Dada: Jantan (coklat putih), Betina (coklat muda)
  8. Paruh: hitam
  9. Shank: hitam 
Ciri Spesifik Sifat Kuantitatif: 
  • Jantan
  1. Bobot badan (g)               : 1993,37+ 262,32
  2. Panjang paruh (mm)        : 56,68 + 3,23
  3.  Lebar paruh (mm)           : 28,28 + 2,20
  4. Panjang leher (cm)          :  22,26 + 1,45
  5. Lebar dada (mm)             : 84,11 + 8,05
  6. Lingkar dada (cm)            : 31,53 + 1,71
  7. Panjang punggung (cm)   : 24,37 + 1,26
  8. Panjang sayap (cm)         : 22,32 + 1,63
  9. Panjang paha (mm)         : 90,43 + 8,19
  10. Panjang tibia (mm)          : 59,58 + 3,77
  11. Lingkar tibia (cm)             : 9,58 + 1,02
  12. Panjang jari ke3 (cm)      : 61,89 + 5,39
  • Betina
  1. Bobot badan (g)               : 2006,00 + 212,76
  2. Panjang paruh (mm)        : 53,15 + 4,03  
  3.  Lebar paruh (mm)           : 27,11 + 1,06
  4. Panjang leher (cm)          : 19,96 + 1,17
  5. Lebar dada (mm)             : 80,19 + 4,85
  6. Lingkar dada (cm)           : 30,00 + 0,96
  7. Panjang punggung (cm)  : 24,16 + 1,03 
  8. Panjang sayap (cm)         :20,64 + 0,91
  9. Panjang paha (mm)         : 90,68 + 4,84
  10. Panjang tibia (mm)          : 55,80 + 2,90
  11. Lingkar tibia (cm)             : 9,04 + 0,95
  12. Panjang jari ke3 (cm)      : 60,28 + 4,45
  13. Jarak tulang pubis (cm)   : 43,98 + 5,48
  14. Produksi telur (butir/ekor/tahun)   : 270-300
  15. Kemampuan produksi telur : 80-90%
  16. Bobot telur (g)                 : 64,77 g/ekor
Ciri Spesifik Sifat Reproduksi: 
  1. Produksi telur lebih tinggi dibandingkan dengan produksi telur itik Cihateup dan itik Magelang
  2. Masa produksi dan umur afkir lebih lama dibandingkan itik lainnya
  • Umur mulai produksi 7 bulan 
  • Lama produksi telur 2 tahun
Sebaran Awal dan Perkembangannya: 
Sebaran: Kabupaten di Provinsi Jawa Barat dan sebagian kecil di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Provinsi Jawa Tengah (Magelang, Cilacap dan Temanggung). Populasi saat ini tercatat 10.000 ekor induk.
Lampiran Kepmentan: 
Jenis Rumpun: 

© 2015 - Direktorat Perbibitan dan Produksi Ternak - Ditjen Peternakan dan Keswan - Kementerian Pertanian RI
Jl. Harsono RM. No. 3, Ragunan-Jakarta 12550, Indonesia
Gedung C - Lantai 8 Wing B,Telp: 021-7815781 Fax: 021-7815781
e-mail : bibit@pertanian.go.id | Disclaimer

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer