You are here

Alur Sertifikasi

A.  Hak dan Kewajiban

  1. Pihak Pertama memiliki hak dan kewajiban untuk:
    1. Menyediakan tim auditor yang sesuai kompetensi, independen dan tidak bersikap memihak untuk pelaksanaan inspeksi.
    2. Menyampaikan kepada Pihak Kedua apabila perubahan ruang lingkup dan standard acuan.
    3. Menyelesaikan proses penanganan keluhan dan banding.
    4. Menjaga kerahasiaan dan tidak mengungkapkan informasi kepada pihak lain, kecuali disetujui oleh Pihak Kedua.
    5. Menerbitkan sertifikat produk penggunaan tanda SNI.
    6. Mengembalikan dokumen sertifikasi apabila Pihak Kedua dibekukan, dicabut atau dihentikan sertifikasinya.
  2. Pihak Kedua memiliki hak dan kewajiban untuk:
    1. Memenuhi semua persyaratan sertifikasi sesuai dengan yang ditetapkan oleh Pihak Pertama.
    2. Memenuhi semua persyaratan produk yang disertifikasi secara konsisten.
    3. Membuat pengaturan terkait akses ke seluruh informasi dan fasilitas yang diperlukan bagi Pihak Pertama dalam rangka proses sertifikasi, evaluasi dan survailen, serta penyelidikan terhadap pengaduan.
    4. Memberitahu Pihak Pertama mengenai perubahan sistem manajemen yang mempengaruhi kemampuannya memenuhi kesesuaian persyaratan sertifikasi.
    5. Menghentikan penggunaan iklan yang berisi referensi apapun apabila terjadi pembekuan, pencabutan atau penghentian sertifikasi.
    6. Menjaga reputasi Pihak Pertama dengan menggunakan sertifikasi produknya sesuai aturan dan tidak membuat pernyataan yang menyesatkan atau tidak sah terkait dengan produknya.
    7. Memberitahu Pihak Pertama apabila memberikan salinan dokumen sertifikasi secara keseluruhan atau sebagian kepada pihak lain.
    8. Menyimpan rekaman seluruh keluhan yang berkaitan dengan pemenuhan persyaratan sertifikasi termasuk tindakan yang diambil dan memberikan kepada Pihak Pertama jika diminta.

B.  Alur Sertifikasi

Sertifikasi benih/bibit merupakan rangkaian kegiatan penerbitan sertifikat untuk benih/bibit yang proses produksinya telah menerapkan pedoman pembibitan ternak yang baik/Good Breeding Practice, menerapkan sistem manajemen dalam produksi benih/bibit ternak dan produknya sesuai dengan persyaratan dalam SNI (silakan buka halaman persyaratan sertifikasi). Tata Alir sertifikasi yang perlu dipahami oleh pemohon ditunjukan oleh diagram berikut:

 

© 2015 - Direktorat Perbibitan dan Produksi Ternak - Ditjen Peternakan dan Keswan - Kementerian Pertanian RI
Jl. Harsono RM. No. 3, Ragunan-Jakarta 12550, Indonesia
Gedung C - Lantai 8 Wing B,Telp: 021-7815781 Fax: 021-7815781
e-mail : bibit@pertanian.go.id | Disclaimer

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer