You are here

Pengawas Bibit Ternak (Wasbitnak)

Jabatan Fungsional Pengawas Bibit Ternak (Wasbitnak) adalah jabatan yang mempunyai ruang lingkup tugas, tanggung jawab, dan wewenang untuk melakukan kegiatan pengawasan bibit ternak yang diduduki oleh Pegawai Negeri Sipil. Sedangkan Pengawas Bibit Ternak (Wasbitnak) itu sendiri memiliki pengertian, Pegawai Negeri Sipil yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan pengawasan bibit ternak. Jabatan Fungsional Pengawas Bibit Ternak termasuk dalam rumpun ilmu hayat.

Dalam pelaksanaannya tugas pokok dari Wasbitnak adalah menyiapkan, melaksanakan, mengevaluasi, mengembangkan dan melaporkan kegiatan pengawasan bibit ternak yang terdiri dari pengawasan mutu bibit, pengawasan mutu benih, serta pengawasan peredaran bibit dan benih. Jabatan Fungsional Wasbitnak juga merupakan jabatan karier dimana seorang Wasbitnak apabila akan naik jenjang jabatan maka harus mengumpulkan angka kredit. Angka kredit merupakan satuan nilai dari tiap butir kegiatan dan atau akumulasi nilai butir-butir kegiatan yang harus dicapai oleh pejabat fungsional Pengawas Bibit Ternak dalam rangka pembinaan karier yang bersangkutan. Semua hal yang berkaitan dengan jabatan fungsional Wasbitnak diatur dalam Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 2 Tahun 2011 tentang Jabatan Fungsional Pengawas Bibit Ternak dan Angka Kreditnya.

Saat ini Pejabat Fungsional Wasbitnak berada di beberapa provinsi di Indonesia, pejabat fungsional tersebut bernaung pada Dinas yang membidangi fungsi peternakan dan kesehatan hewan baik provinsi/kota maupun kabupaten serta Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup Direktorat Perbibitan Ternak.

© 2015 - Direktorat Perbibitan dan Produksi Ternak - Ditjen Peternakan dan Keswan - Kementerian Pertanian RI
Jl. Harsono RM. No. 3, Ragunan-Jakarta 12550, Indonesia
Gedung C - Lantai 8 Wing B,Telp: 021-7815781 Fax: 021-7815781
e-mail : bibit@pertanian.go.id | Disclaimer

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer